Pengenalan dari Mata Kuliah Dasar
Sebelum kita masuk ke materi , dahulukan anda mengenal apa itu Sistem dan Teknologi Informasi.
1. Apa itu Sistem ?
2. Apa itu Teknologi Informasi ?
1. Sistem berasal dari Bahasa Latin yaitu "Systema" adalah suatu kesatuan yang terdiri dari beberapa komponen yang dihubungkan bersama untuk mendapatkan sebuah informasi.
Menurut para ahli :
- Jogianto (2005:2), Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Sistem ini menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata, seperti tempat, benda dan orang-orang yang betul-betul ada dan terjadi.
- Indrajit (2001:2), Sistem adalah kumpulan-kumpulan dari komponen-komponen yang memiliki unsur keterkaitan antara satu dengan lainnya.
- Lani Sidharta (1995:9), Sistem adalah himpunan dari bagian-bagian yang saling berhubungan, yang secara bersama mencapai tujuan-tujuan yang sama.
- Murdick, R. G (1991:27), Sistem adalah seperangkat elemen yang membentuk kumpulan atau prosedur-prosedur atau bagan-bagan pengolahan yang mencari suatu tujuan bagian atau tujuan bersama dengan mengoperasikan data dan/atau barang pada waktu rujukan tertentu untuk menghasilkan informasi dan/atau energi dan/atau barang.
- Davis, G. B (1991:45), Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang beroperai bersama-sama untuk menyelesaikan suatu sasaran.
Berikut jaring-jaring Sistem :
Sistem juga merupakan kesatuan dari beberapa bagian yang saling berhubungan
yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak,
contoh umum misalnya seperti sebuah negara. Negara merupakan suatu kumpulan
dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang saling
berhubungan sehingga membentuk suatu negara di mana yang berperan
sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada dinegara tersebut.
Kata "sistem" banyak sekali digunakan dalam percakapan sehari-hari,
dalam forum diskusi maupun dokumen ilmiah. Kata ini digunakan untuk
banyak hal, dan pada banyak bidang pula, sehingga maknanya menjadi
beraneka ragam. Dalam pengertian yang paling umum, sebuah sistem adalah
sekumpulan benda yang memiliki hubungan di antara mereka.
2. Teknologi atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information technology (IT)
adalah istilah umum yang digunakan untuk membantu manusia dalam
membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarluaskan
informasi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi
untuk data, suara, dan video. Contoh dari Teknologi Informasi bukan
hanya berupa komputer pribadi, tetapi juga telepon, TV, peralatan rumah
tangga elektronik, dan peranti genggam modern/handphone.
Menurut para ahli :
- Haag dan Keen (1996): Pengertian teknologi informasi menurut Haag dan Keen bahwa teknologi informasi adalah seperangkat alat yang membantu anda bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi.
- Oxford English Dictonary (OED): Pengertian teknologi informasi menurut Oxford English Dictionary adalah hardware dan software dan bisa termasuk di dalamnya jaringan dan telekomunikasi yang biasanya dalah konteks bisnis atau usaha.
- Williams dan Sawyer (2003): Menurut williams dan sawyer, bahwa pengertian teknologi informasi adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi kecepatan tinggi yang membawa data, suara, dan video.
- Martin (1999): Menurut martin bahwa teknologi informasi merupakan teknologi yang tidak hanya pada teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) yang akan digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, melainkan mencaku teknologi komunikasi untuk mengirim atau menyebarluaskan informasi.
Jadi menurut saya pribadi Teknologi Informasi merupakan informasi yang disebarluaskan via teknologi.
Nah, setelah dari beberapa materi diatas telah diperjelas. Sekarang kita akan membahas tentang SDLC. Apa itu SDLC ?
nah, ini gambar rotasi dan pengkondisian SDLC
SDLC (Systems Development Life Cycle) dalam rekayasa sistem dan rekayasa
perangkat lunak adalah proses pembuatan dan pengubahan sistem serta
model dan metodologi yang digunakan untuk mengembangkan sistem-sistem
tersebut. Konsep ini umumnya merujuk pada sistem komputer atau
informasi. Dalam rekayasa perangkat lunak, konsep SDLC mendasari
berbagai jenis metodologi pengembangan perangkat lunak.
Metodologi-metodologi ini membentuk suatu kerangka kerja untuk
perencanaan dan pengendalian pembuatan sistem informasi, yaitu proses
pengembangan perangkat lunak. Dibawah ini kami akan mencoba memaparkan
beberapa model pengembangan perangkat lunak:
1. Waterfall model
Model ini sama seperti linear sequential model. Waterfall model
merupakan model pengembangan perangkat lunak yang paling kuno tetapi
merupakan model yang paling banyak dipakai didalam Software Engineering
(SE). Model ini melakukan pendekatan secara sistematis dan urut mulai
dari level kebutuhan sistem lalu menuju ke tahap analisis, desain,
coding, testing, dan maintenance. Disebut dengan waterfall karena tahap
demi tahap yang dilalui harus menunggu selesainya tahap sebelumnya dan
berjalan berurutan. Sebagai contoh tahap coding harus menunggu tahap
design selesai. Secara umum tahapan pada model waterfall dapat dilihat
pada gambar berikut :
• Software Requirements Analysis. Proses ini menganalisis kebutuhan dari keseluruhan sistem yang akan diaplikasikan ke dalam bentuk software.
• Design. Dalam kondisi ini digunakan untuk mengubah atau meng-edit kebutuhan-kebutuhan diatas menjadi
representasi ke dalam bentuk “blueprint” software sebelum coding
dimulai. Desain harus dapat mengimplementasikan kebutuhan yang telah
disebutkan pada tahap sebelumnya. Seperti 2 aktivitas sebelumnya, maka
proses ini juga harus didokumentasikan sebagai konfigurasi dari
software.
• Coding. Untuk dapat dimengerti oleh mesin,
dalam hal ini adalah komputer, maka desain tadi harus diubah bentuknya
menjadi bentuk yang dapat dimengerti oleh mesin, yaitu ke dalam bahasa
pemrograman melalui proses coding. Tahap ini merupakan implementasi dari
tahap design yang secara teknis nantinya dikerjakan oleh programmer.
• Testing.
Dalam tahap ini dalakukan pengujian software yang sudah dibuat. Semua
fungsi-fungsi software harus diujicobakan, agar software bebas dari
error, dan hasilnya harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan yang sudah
didefinisikan sebelumnya.
• Maintenance. Pemeliharaan
suatu software diperlukan, termasuk di dalamnya adalah pengembangan,
karena software yang dibuat tidak selamanya hanya seperti itu. Ketika
dijalankan mungkin saja masih ada errors kecil yang tidak ditemukan
sebelumnya, atau ada penambahan fitur-fitur yang belum ada pada software
tersebut. Pengembangan diperlukan ketika adanya perubahan dari
eksternal perusahaan seperti ketika ada pergantian sistem operasi, atau
perangkat lainnya.
Kelebihan:
• Dituntut bekerja secara disiplin
• Dokumen lengkap
• Selalu dalam kontrol SQA
• Maintenance mudah, karena dokumen lengkap
Kekurangan:
• Konsumen kesulitan membaca dokumen, komunikasi menjadi sulit
• Konsumen kesulitan membaca dokumen, komunikasi menjadi sulit
• Alur
linier, proses lambat
• Konsumen tidak dapat melihat hasil hingga akhir
tahapan
• Personil tidak bekerja optimal, karena ada waktu tunggu sebuah
tahapan selesai.
Demikian dari beberapa materi yang dapat saya sampaikan, terimakasih atas perhatiannya.


Komentar
Posting Komentar